Selasa, 09 Februari 2016

BAB 13 XML EDITOR


XML Editor digunakan untuk mengedit deskripsi XML pada sebuah gambar SVG yang disediakan oleh inkscape, hal ini dapat terjadi karena inkscape merupakan program yang berbasis SVG dengan format file XML.
Dengan XML Editor pengguna dapat mengontrol object pada gambar yang sudah dibuat, misalnya menentukan ukuran dan posisi suatu object dengan tepat sesuai parameter pada file SVG yang berlaku, termasuk memberi nama setiap path atau object yang sudah dibuat.

13.1. Penggunaan Dasar
Untuk dapat mengedit file menggunakan XML Editor tampilkan terlebih dulu jendela XML Editor, caranya klik Edit => XML Editor ... atau tekan Shift+Ctrl+X, cara lainnya adalah klik ikon  XML Editor pada Commad Bar.
Kemampuan Inkscape untuk mengedit XML pada file SVG sangat powerful. Dengan menggunakan XML Editor pengaturan gambar dapat diterapkan untuk mengatur ukuran, posisi, dan style object, dengan menggunakan metode ini akses ke parameter SVG lebih tepat yang mana cara tersebut  tidak dapat dilakukan menggunakan antarmuka inkscape secara langsung.
Setelah jendela XML Editor terbuka maka struktur pohon (tree) dari gambar ditampilkan di sebelah kiri berupa daftar script XML. Script XML yang tampil berisi informasi canvas atau page, metadata id SVG, dan layer yang sudah ada.
Jika tidak ada object atau gambar pada canvas yang dipilih maka jendela sebelah kanan kosong. Script yang ditampilkan pada jendela sebelah kiri terdiri dari beberapa kelompok, yang mana dalam setiap kelompok tersebut berisi submenu yang dihubungkan dengan node berupa tanda segitiga kecil  menghadap ke kanan, namun jika node diklik akan berubah menghadap ke bawah dengan menampilkan submenu.
Saat submenu diklik maka pada jendela sebelah kanan akan tampil keterangan dari submenu tersebut yang dibagi dalam dua kolom yaitu kolom Attribute dan Value.
Pada saat membuat object baru maka secara otomatis script XML baru ditambahkan ke bawah layer yang sedang aktif berupa submenu dengan nama path tertentu.
-
13.1.1.  Contoh Penggunaan
Buat object baru (contoh lingkaran) maka secara otomatis pada layer yang sebelumnya kosong ditambahkan submenu script baru dengan nama path terakhir yang dibuat dalam contoh path2985, sedangkan pada tab Attribut tampil script sesuai object lingkaran. Jika salah satu script di sebelah kanan diklik maka pada kotak set dan di bawahnya muncul script dari keterangan object.
Untuk mengubah id path suatu object menjadi nama lain lakukan cara berikut, arahkan kursor ke kolom Attribute (dalam contoh akan mengubah path 2985), kemudian pilih id, pindahkan kursor ke kotak paling bawah, rename id path yang semula path2985 menjadi Lingkaran, setelah itu klik tombol Set atau tekan Ctrl+Enter maka id path yang semula path2985 secara otomatis akan berubah menjadi Lingkaran.
Sedangkan untuk mengubah ukuran lingkaran yang semula memiliki lebar 49 px menjadi 60 px lakukan cara berikut, klik sodipodi:rx, kemudian ubah nilai yang ada dikotak isian paling bawah menjadi 60 px, setelah itu klik Set atau tekan Ctrl+Enter maka ukuran object yang semula 49 px berubah menjadi 60 px. Sedangkan untuk mengubah ukuran tinggi lingkaran pilih sodipodi:ry dan lakukan seperti langkah sebelumnya.
Selain untuk mengubah ukuran object, XML Editor juga dapat digunakan memindah letak object, dan mengganti warna Fill  and Stroke.
-
Catatan
  • Penggantian id path sangat berguna jika dalam satu canvas atau page terdapat banyak gambar kemudian akan diekspor secara serentak dengan modus Batch export ... selected object (lebih jelasnya baca halaman File => Export File).
  • Script pada menu Attribute berbeda-beda antara object satu dengan object lainnya, misalnya script object Circles berbeda dengan script Rectangles.
 -
13.2. Ikon XML Editor
Pada jendela pengaturan XML Editor terdapat sejumlah ikon yang dapat digunakan untuk manipulasi node pada tree atau pohon XML Editor.
  • Add XML element node: menambahkan element node XML, node tambahan dapat digunakan dengan menambahkan script baru pada kotak Attribute.
  • Add XML text node: menambahkan node teks XML, modus ini dapat juga digunakan untuk mengedit object teks.
  • Duplicate XML node: digunakan untuk melakukan duplikat node XML sesuai node yang sedang dipilih, duplikasi meliputi seluruh subnode. Letak node hasil duplikasi berada di bawah node asli dan memiliki id sendiri namun nama id dapat diubah sesuai keinginan.
  • Delete XML element node: digunakan unuk menghapus element node XML, dengan menggunakan modus ini subnode juga ikut terhapus.
  • Unindent node: digunakan untuk menyembunyikan node pada indentasi.
  • Indent node: digunakan untuk menampilkan node pada indentasi yang disembunyikan setelah menerapkan Unindent node.
  • Raise node: digunakan untuk memindahkan node satu tingkat ke atas node lainnya, saat menggunakan modus ini maka posisi object juga ikut berpindah.
  • Lower node: digunakan untuk memindahkan node satu tingkat ke bawah node lainnya.
  • Delete the selected object attribute: digunakan untuk menghapus attribute object yang dipilih.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar