Kamis, 22 Agustus 2013

5.3. Tweak Tool


Tentang Tweak Tool 
Tweak Tool digunakan untuk melakukan perubahan (modifikasi) kecil pada object, diantarnya untuk mengubah bentuk dan style (gaya) object, mengaburkan warna object, dan lain-lain. Object yang sudah dimodifikasi masih memiliki kemiripan dengan object asli.
Pada saat Tweak Tool aktif kursor berubah bentuk menjadi lingkaran berwarna oranye, fungsi lingkaran tersebut seperti brush  atau kuas yang dapat digunakan untuk modifikasi object.


Menggunakan Tweak Tool
Klik object yang akan dimodifikasi, klik ikon Tweak Tool pada  Tool Box atau tekan Shift+F2, pilih  ikon yang ada di Tool Control, arahkan kursor yang sudah berubah bentuk menjadi lingkaran pada object, klik => tahan, kemudian geser ke kiri-kanan atau ke atas-bawah, cara lainya dengan melakukan klik dua kali secara cepat pada object.
Tweak Tool juga dapat diaktifkan dengan menekan tombol W pada keyboard.

A.  Width
Tweak Tool Width digunakan untuk mengatur besar-kecilnya ukuran brush yang dipakai, ukuran tersebut diwakili dengan ikon garis lurus, yang mana panjang rentang garis sama dengan lebar brush, panjang rentang garis 1 sampai 100 (20 sama dengan 100 pixel).
Klik ikon The with of the tweak area => geser ke kiri atau ke kanan lingkaran kecil diatas garis untuk mengatur ukuran brush, pada saat lingkaran kecil digeser ke kanan maka ukuran brush akan berubah besar, jika di geser kekiri maka ukuran brush akan mengecil.

Selain cara diatas penggeseran The with of the tweak area dapat dilakukan dengan menggunakan tombol Arah pada keyboard, tombol arah kiri memperkecil brush, tombol arah kanan memperbesar brush, sedangkan jika menekan tombol Home ukuran brush akan menjadi paling kecil, menekan tombol End ukuran brush menjadi paling besar.

B.  Force
Tweak Tool Force digunakan untuk mengatur efek dari gerakan brush  yang dipakai. Klik ikon The force of the tweak area action => geser ke kiri atau ke kanan lingkaran kecil diatas garis untuk mengatur efek brush, pada saat lingkaran kecil digeser ke kanan maka efek gerakan brush terhadap object semakin kuat.
Selain cara diatas penggeseran The force of the tweak area action dapat dilakukan dengan tombol Arah apa keyboard, tombol arah Atas memperkuat efek brush, tombol arah Bawah memperlemah efek brush.
Untuk menambah tekanan brush gunakan ikon input device yang ada disebelah kanan ikon Force

Ikon Tweak Tool
Tweak Tool memiliki sejumlah cara dalam modifikasi object, baik modifikasi warna ataupun bentuk object. Cara-cara tersebut dapat dilakukan dengan mudah menggunakan Ikon yang muncul pada  Tool Control atau bisa juga menggunakan tombol pintas pada keyboard.
Ikon Tool Tweak terdiri dari tiga kelompok yaitu; Tweaking Objects, Tweaking Paths, dan Tweaking Colors, ketiga kelompok tersebut memiliki fungsi berbeda

A.  Tweaking Objects
Ikon pada kelompok Tweaking Objects digunakan untuk menggeser, memperkecil, memutar, dan menggandakan object.

Move objects
Digunakan untuk menggeser object, object akan bergeser sesuai gerakan brush, klik ikon Tweak Tool => Move objects in any direction, arahkan ke object, klik dan tahan, kemudian geser ke arah yang diinginkan.

Move In/Out
Digunakan untuk menggeser object, object akan bergeser berlawanan dengan gerakan brush.  namun jika waktu menggeser object sambil menekan tombol Shift maka object akan bergeser  sesuai gerakan brush.

Move Jitter
Digunakan untuk memindahkan object secara acak berlawanan dengan posisi brush. 

Shrink objects
Digunakan untuk memperkecil object secara proprosional, namun jika dilakukan sambil menekan tombol Shift maka fungsinya memperbesar object.

Rotate objects 
Digunakan untuk memutar object sesuai arah brush, namun jika  dilakukan sambil menekan tombol Shift, maka object akan berputar  secara berlawanan dengan brush.

Duplicate and Delete
Digunakan untuk duplikasi (menggandakan) object, namun hasil duplikasi object tidak langsung terlihat karena langsung tergabung menjadi satu dengan object aslinya, untuk melihat hasilnya klik Selector Tool  kemudian klik object lainya, setelah itu klik lagi object tersebut, geser ke kiri-kanan atau atas bawah untuk melihat hasilnya cara lainnya dengan melakukan Ungroup atau menekan tombol Ctrl+Shift+G secara bersamaan (lebih jelasnya lihat halaman Organising Objects => Grouping).
Sedangkan jika dilakukan sambil menekan tombol Shift pada keyboard maka object akan terhapus.

B.  Tweaking Paths
Ikon pada kelompok  Tweaking Paths digunakan untuk memodifikasi  path pada object, jika path tertentu tidak dapat dimodifikasi menggunakan  Tweaking Paths (misal; lingkaran, persegi panjang, teks) aktifkan dulu dengan menggunakan Node Tool, untuk memodifikasi area path pada object tertentu bisa dengan cara menambahkan node pada bagian tersebut.

Push 
Digunakan untuk memodifikasi object dengan mendorong bagian pinggir ke tengah atau sebaliknya, jika bagian pinggir object didorong ke arah dalam maka bagian pinggir object akan terdorong masuk ke  tengah-tengah object secara lentur dan lembut, namun jika bagian tengah (dalam) yang di dorong ke pinggir maka bagian object akan menonjol (membesar). 

Shrink and Grow
Digunakan untuk memodifikasi object dengan mendorong bagian pinggir  ke tengah, maka bagian pinggir object akan terdorong masuk ke  tengah-tengah object, pada saat melakukan pendorongan hingga mencapai  setengah dari object maka pinggir bagian lain akan tertarik kedalam, jika ingin mendorongan bagian tengah (dalam) ke pinggir lakukan sambil menekan tombal Shift

Attract and Rapel (Shift+A )
Digunakan untuk modifikasi object dengan mendorong bagian pinggir  ke tengah, maka bagian pinggir object akan terdorong masuk ke tengah-tengah object dengan sudut berbentuk runcing, sedangkan jika bagian pinggir ditarik keluar maka bagian akan berbentuk kerucut (runcing)

Roughen (Shift+R)
Digunakan untuk membuat bagian pinggir object menjadi kasar, bagian yang kasar sedikit menonjol melebihi permukaan object, bentuknya pun tidak beraturan, jika metode ini digunakan maka waktu mouse digerakan akan sedikit lambat, jadi jangan gunakan metode ini jika tidak terpaksa.

C.  Tweaking Colors
Digunakan untuk membuat perubahan warna pada object, perubahan tersebut meliputi Fill and Stroke dari seluruh object yang sedang dikerjakan. Perubahan juga dapat dilakukan pada object Gradient, namun penggunaan pada object gradient yang berlebihan akan mengubah semua warna yang telah dibuat sebelumnya.

Color Paint (Shift+C)
Digunakan untuk mengubah warna object pada  Fill and Stroke menjadi lebih gelap, jika waktu digunakan sambil menekan tombol Shift maka warna object akan berubah menjadi terlihat kabur,  perubahan tidak mempengaruhi bentuk object.

Color Jitter (Shift+J)
Digunakan untuk mengubah warna object pada  Fill and Stroke menjadi lebih terang, jika waktu digunakan sambil menekan tombol Shift maka warna object akan berubah menjadi terlihat cerah.

Blur
Digunakan untuk mengubah object menjadi kabur seolah-olah diselimuti kabut, dengan cara mengeser-geser kursor pada object sambil menekan tombol kiri mouse, jika dilakukan disertai dengan menekan tombol Shift maka efek yang terjadi sebaliknya.

Fidelity 
Setiap melakukan tweaking pada path terjadi sedikit pembelokan atau penyimpangan pada seluruh path, termasuk bagian-bagian yang tidak disentuh. Dengan adanya mode Fidelity memungkinkan Anda untuk mengontrol jumlah penyimpangan, nilai Fidelity yang tersedia adalah 1 sampai 100.
Dengan menggunakan nilai  Fidelity yang tinggi maka penyimpangan sedikit tidak  terlihat, tetapi path akan memiliki node yang banyak sehingga ukuran SVG jadi mengembang dan memperlambat Inkscape. Nilai terbaik dari Fidelity tergantung pada sifat desain yang dibuat.

Channels
Channels control hanya bekerja pada modus Color Paint dan Color Jitter.
Channel control terdiri dari satu tombol biasanya menggunakan huruf H yang artinya hue, didalam tombol tersebut terdapat submenu yang terdiri dari Saturation, Lightness, dan Opacity, ketiga submmenu tersebut dapat digunakan untuk melakukan pengaturan kecerahan warna pada saat melakukan modifikasi object

Misalnya jika ingin meningkatkan saturation (penyerapan) beberapa bagian dari object tanpa mengubah hue atau corak, pilih warna saturation secara maksimal (misalnya merah cerah) kemudian matikan semua opsi pada Channel kecuali Saturation.
Demikian juga jika ingin mengganti warna tanpa mempengaruhi saturation atau lightness maka yang perlu di aktifkan adalah Hue, atau jika ingin menggelapkan semua warna tanpa mengubah saturation atau penyerapan maka yang perlu diaktifkan hanya Lightness.
Jika ingin menerapkan opacity pada style dapat maka yang perlu diaktifkan hanya Opacity.

Catatan:
  • Untuk melihat efek dari penggunaan Tweaking Colors dan Channel Control dapat dengan menampilkan jendela Fill and Stroke.



Node Tool

Tidak ada komentar:

Posting Komentar